C I N T A versi J I W A
Ada manusia yang melaksanakan shalat karena kewajiban, ada juga yang melaksanakannya karena kebutuhan.
Boleh saya katakan yang shalat dengan alasan kebutuhan adalah dia yang beribadah atas dasar cintanya pada tuhan?
Jadi kalo begitu cinta itu mahal? boleh saya katakan cinta setara dengan iman?
Lantas masih adakah pengorban tanpa ada rasa cinta?
Jika seandainya tidak ada rasa cinta, mungkinkah pengorban itu ada?. Tidak usah dahulu menyandingkan perjuangan dan pengorbanan, toh sama saja kok. Seperti halnya selalu ada jalan di setiap kemauan.
Jadi kesimpulannya cinta buta tidak selalu berpatokan pada paras?
Cinta tidak dispesifikasikan hanya pada satu indikator, lebih tepatnya cinta buta dalam segala hal. Namanya sudah cinta, apapun dilakukannya, cinta buta bukan lagi tentang paras ataupun usia, cinta adalah jika satu rasa telah tumbuh, maka segalanya akan buta. Parahnya selalu cinta pada manusia yang aku rasakan, selalu berkorban untuk manusia yang aku lakukan. Sedang aku terlalu abai dalam mencintai rabb -ku. Jangankan berkorban, berjuang pun aku masih acuh dan enggan.
Padahal bukankah aku tahu hati manusia memang fitrahnya labil tidak pernah stabil, selalu dikendalikan oleh yang maha membolak-balikkan hati, dalang dari semua hal yang terjadi di dunia ini. Maka jika hari ini mencintai, tidak dapat dipungkiri besok saling membenci, hari ini bersama menggemakan tawa, mungkin besok saling menghina.
Lantas mengapa aku masih berlebihan mencintai manusia?ini keliru?ah aku tidak tahu.
Seperti sajak Sapardi yang senantiasa utuh dan abadi,
Allah,
Aku ingin mencintaimu penuh sempurna dan cukup mencintai hambamu dengan sederhana
Mempersilakan dengan hormat kepada pembaca untuk mendefinisikan berdasarkan asumsinya masing masing. Saya masih amatir soal cinta, belum naik level:v
Backsound by Abdurrahman Al Ossy Q.S Attaqwir: 25-29

"Allah, aku ingin mencintaimu penuh sempurna dan cukup mencintai hambamu dengan sederhana"
BalasHapusSepenggal kalimat yang membuatku berpikir
"Sudahkah aku mencintai-Mu melebihi rasa cintaku pada makhluk-Mu?"
"...Ntahlah"
-_