C I N T A versi J I W A
Ada manusia yang melaksanakan shalat karena kewajiban, ada juga yang melaksanakannya karena kebutuhan. Boleh saya katakan yang shalat dengan alasan kebutuhan adalah dia yang beribadah atas dasar cintanya pada tuhan? Jadi kalo begitu cinta itu mahal? boleh saya katakan cinta setara dengan iman? Lantas masih adakah pengorban tanpa ada rasa cinta? Jika seandainya tidak ada rasa cinta, mungkinkah pengorban itu ada?. Tidak usah dahulu menyandingkan perjuangan dan pengorbanan, toh sama saja kok. Seperti halnya selalu ada jalan di setiap kemauan. Jadi kesimpulannya cinta buta tidak selalu berpatokan pada paras? Cinta tidak dispesifikasikan hanya pada satu indikator, lebih tepatnya cinta buta dalam segala hal. Namanya sudah cinta, apapun dilakukannya, cinta buta bukan lagi tentang paras ataupun usia, cinta adalah jika satu rasa telah tumbuh, maka segalanya akan buta. Parahnya selalu cinta pada manusia yang aku rasakan, selalu berkorban untuk manusia yang aku lakukan. Sedang aku terl...