Peran Keluarga dan Masyarakat Dalam Membudayakan Literasi
Menurut Wikipedia bahasa Indonesia keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Dikatakan unit terkecil karena ada unit yang lebih besar daripada keluarga yaitu masyarakat. Selain sebagai pelaku kehidupan, keluarga dan masyarakat juga memiliki peran penting dalam menggerakkan sendi-sendi kehidupan, salah satunya adalah dalam hal mendidik anak. Keluarga diyakini sebagai komponen utama dalam pembentukan karakter bagi anak, maka sudah sepatutnya keluarga melatih dan membina anak. Karena perannya yang sangat besar bagi kemajuan bangsa ini, sudah barang tentu anak harus dipupuk dengan pendidikan yang mumpuni sehingga terbentuklah karakter yang jujur, adil, bertanggung jawab dan bijaksana. Kendati demikian, sikap dan tindakan saja tidak cukup jika hanya dilakukan oleh komponen keluarga dalam misi perwujudan hal ini, diperlukan referensi referensi literasi untuk menunjang kemampuan kognitif anak, dengan kemampuan kognitif inilah akan lahir sifat yang sesuai dengan pedoman dan kaidah kebangsaan . Menurut Institut literasi nasional, literasi adalah kemampuan seseorang untuk membaca, menulis, berbicara menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan keluarga dan masyarakat. Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa kebermanfaatan orang yang hidupnya berpedoman pada literasi tidaklah hanya dirasakan oleh keluarga semata namun masyarakatpun sebagai komponen penggerak, pendidik dan pembentuk karakter anak akan ikut merasakan dampak positifnya. Selain keluarga, masyarakatpun dituntut untuk turut andil dalam menanamkan budaya literasi pada anak, mengingat masyarakat adalah komponen yang setingkat lebih tinggi dari keluarga. Disamping itu dengan andilnya masyarakat dalam gerakan ini, tentu makna dan tujuan utama dari gerakan ini akan syarat dan tepat tersalurkan kepada anak agar kelak terlahir banyak generasi yang terlatih melalui adanya budaya literasi.
Komentar
Posting Komentar