Pemanfaatan Tanah Wakaf untuk Pemberdayaan Sosial, Ekonomi dan Pendidikan
Bangsa Indonesia (Saya) berjanji pada diri Beograd (sendiri) untuk bekerja mencapai suatu Dunia yang lebih baik, suatu Dunia yang bebas dari sengketa dan ketegangan, suatu Dunia di mana anak-anak dapat tumbuh dengan bangga dan bebas, suatu Dunia di mana keadilan dan kesejahteraan berlaku untuk semua orang. Adakah suatu bangsa menolak janji semacam itu?
Itulah secuil kutipan yang pernah dilantangkan oleh presiden pertama Republik Indonesia.
Tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia memang masih sangat jauh dari cita-cita. Hal ini tentu tidak sejalan dan selaras dengan usia negara kita yang sudah hampir menginjak usia satu windu
Selain sarana peribadahan, wakaf juga merupakan salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan sosial. Baik itu dalam hal ekonomi maupun pendidikan. Wakaf dalam bahasa Arab mengandung pengertian menahan, menahan harta untuk diwakafkan, tidak dipindahmilikkan. Dengan kata lain,
wakaf adalah menyerahkan tanah kepada orang-orang miskin
untuk ditahan, karena barang milik itu dipegang dan ditahan
oleh orang lain, seperti menahan hewan ternak, tanah, dan
segala sesuatu.
Di era revolusi industri 4.0 seperti sekarang, pemerintah dituntut untuk segera menyelesaikan berbagai problematika yang ada di negeri ini. Sebagai warga negara yang baik dan berjiwa besar, tentu kita tidak boleh tinggal diam, kitapun dituntut andil dalam tetap menjaga keseimbangan kehidupan bangsa yang telah tercipta. Penulis meyakini bahwa jika hanya pemerintah saja yang bekerja, permasalahan tentu tidak akan ada habisnya, permasalahan akan masih bertebaran dan tidak kunjung terselesaikan. Salah satu contoh masalah yang dihadapi saat ini adalah Kesejahteraan Sosial.
Berbicara kesejahteraan, bukankah sudah termaktub dalam Pancasila poin kelima yang mana peran pancasila di sini adalah sebagai ideologi bangsa? Namun miris, pada kenyataannya tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia masih sangat perlu diperhatikan dan ditingkatkan. Ekonomi indef, Fadil Hasan menjelaskan faktor pertumbuhan ekonomi menjadi indikator utama menurunnya kesejahteraan masyarakat Indonesia. Di Papua misalnya, kepala BPS Papua Simon Safari menyebutkan Penduduk miskin di Papua pada Maret 2019 terdapat 85,35 ribu jiwa atau sekitar 36,84% sedangkan di perkotaan berkisar 41,01 jiwa atau 4,26%. Belum lagi masalah kesejahteraan yang timbul dari berbagai faktor lainnya. Dapat kita bayangkan, ini baru terjadi di Pulau Papua saja, belum lagi dengan masalah kesejahteraan di berbagai sudut daerah Indonesia lainnya.
Menimpali semua masalah yang tersurat di atas, seperti yang telah disebutkan tadi bahwa, selain sebagai sarana ibadah wakaf juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari berbagai sektor baik itu sosial, ekonomi maupun pendidikan. Tergantung dari benda atau barang yang diwakafkannya. Semisal ada dermawan yang mewakafkan tanah untuk penggalian sumur air bersih kepada penduduk di sebuah desa terpencil, maka sudah dapat dipastikan benda yang diwakafkan tersebut bermanfaat bagi khakayak karena pada umumnya penduduk yang tinggal di sebuah desa terpencil kurang mendapatkan fasilitas yang layak. Dan tentu hal ini akan menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri bagi penduduk tersebut. Itulah mengapa tidak sedikit wakif yang mewakafkan hartanya untuk penduduk penduduk yang tinggal di sebuah desa terpencil.
Dalam hal ini wakil tidak hanya mendapat ganjaran dari Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta manusia dan pengatur alam jagat raya, melainkan secara tidak langsung membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi negara. Maka dalam hal ini penulis sepakat jika wakif pantas disebut pahlawan.
Berdasarkan paparan di atas, dapat kita simpulkan bahwa wakif turut serta menjadi bagian dalam terwujudnya proses kesejahteraan. Selain itu yang tidak kalah penting adalah, wakaf menjadi sarana bagi tercapainya cita-cita umat terkhusus rakyat. Dengan berwakaf maka terciptalah insan yang selamat dan maslahat. Semoga para dermawan di Indonesia umumnya para dermawan di dunia semakin berlomba-lomba untuk membantu saydara saudara kita yang lebih membutuhkan, sebab baik harta maupun kekayaan sejatinya adalah titipan Tuhan.
bimasislam.kemenag.go.id
literasizakatwakaf.com
https://m.liputan6.com/regional/read/4013474/penduduk-miskin-di-papua-meningkat
https://jagokata.com/kata-bijak/kata-kesejahteraan.html
https://dosenbahasa-com.cdn.ampproject.org/v/s/dosenbahasa.com/struktur-esai-yang-baik/amp?amp_js_v=a2&_gsa=1&usqp=mq331AQCKAE%3D#aoh=15715428172114&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Fdosenbahasa.com%2Fstruktur-esai-yang-baik
https://www-rumahwakaf-org.cdn.ampproject.org/v/s/www.rumahwakaf.org/pengertian-wakaf-syarat-wakaf-macam-macam-wakaf-tujuan-wakaf-fungsi-wakaf/amp/?amp_js_v=a2&_gsa=1&usqp=mq331AQCKAE%3D#aoh=15715450371356&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Fwww.rumahwakaf.org%2Fpengertian-wakaf-syarat-wakaf-macam-macam-wakaf-tujuan-wakaf-fungsi-wakaf%2F
Itulah secuil kutipan yang pernah dilantangkan oleh presiden pertama Republik Indonesia.
Tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia memang masih sangat jauh dari cita-cita. Hal ini tentu tidak sejalan dan selaras dengan usia negara kita yang sudah hampir menginjak usia satu windu
Selain sarana peribadahan, wakaf juga merupakan salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan sosial. Baik itu dalam hal ekonomi maupun pendidikan. Wakaf dalam bahasa Arab mengandung pengertian menahan, menahan harta untuk diwakafkan, tidak dipindahmilikkan. Dengan kata lain,
wakaf adalah menyerahkan tanah kepada orang-orang miskin
untuk ditahan, karena barang milik itu dipegang dan ditahan
oleh orang lain, seperti menahan hewan ternak, tanah, dan
segala sesuatu.
Di era revolusi industri 4.0 seperti sekarang, pemerintah dituntut untuk segera menyelesaikan berbagai problematika yang ada di negeri ini. Sebagai warga negara yang baik dan berjiwa besar, tentu kita tidak boleh tinggal diam, kitapun dituntut andil dalam tetap menjaga keseimbangan kehidupan bangsa yang telah tercipta. Penulis meyakini bahwa jika hanya pemerintah saja yang bekerja, permasalahan tentu tidak akan ada habisnya, permasalahan akan masih bertebaran dan tidak kunjung terselesaikan. Salah satu contoh masalah yang dihadapi saat ini adalah Kesejahteraan Sosial.
Berbicara kesejahteraan, bukankah sudah termaktub dalam Pancasila poin kelima yang mana peran pancasila di sini adalah sebagai ideologi bangsa? Namun miris, pada kenyataannya tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia masih sangat perlu diperhatikan dan ditingkatkan. Ekonomi indef, Fadil Hasan menjelaskan faktor pertumbuhan ekonomi menjadi indikator utama menurunnya kesejahteraan masyarakat Indonesia. Di Papua misalnya, kepala BPS Papua Simon Safari menyebutkan Penduduk miskin di Papua pada Maret 2019 terdapat 85,35 ribu jiwa atau sekitar 36,84% sedangkan di perkotaan berkisar 41,01 jiwa atau 4,26%. Belum lagi masalah kesejahteraan yang timbul dari berbagai faktor lainnya. Dapat kita bayangkan, ini baru terjadi di Pulau Papua saja, belum lagi dengan masalah kesejahteraan di berbagai sudut daerah Indonesia lainnya.
Menimpali semua masalah yang tersurat di atas, seperti yang telah disebutkan tadi bahwa, selain sebagai sarana ibadah wakaf juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari berbagai sektor baik itu sosial, ekonomi maupun pendidikan. Tergantung dari benda atau barang yang diwakafkannya. Semisal ada dermawan yang mewakafkan tanah untuk penggalian sumur air bersih kepada penduduk di sebuah desa terpencil, maka sudah dapat dipastikan benda yang diwakafkan tersebut bermanfaat bagi khakayak karena pada umumnya penduduk yang tinggal di sebuah desa terpencil kurang mendapatkan fasilitas yang layak. Dan tentu hal ini akan menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri bagi penduduk tersebut. Itulah mengapa tidak sedikit wakif yang mewakafkan hartanya untuk penduduk penduduk yang tinggal di sebuah desa terpencil.
Dalam hal ini wakil tidak hanya mendapat ganjaran dari Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta manusia dan pengatur alam jagat raya, melainkan secara tidak langsung membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi negara. Maka dalam hal ini penulis sepakat jika wakif pantas disebut pahlawan.
Berdasarkan paparan di atas, dapat kita simpulkan bahwa wakif turut serta menjadi bagian dalam terwujudnya proses kesejahteraan. Selain itu yang tidak kalah penting adalah, wakaf menjadi sarana bagi tercapainya cita-cita umat terkhusus rakyat. Dengan berwakaf maka terciptalah insan yang selamat dan maslahat. Semoga para dermawan di Indonesia umumnya para dermawan di dunia semakin berlomba-lomba untuk membantu saydara saudara kita yang lebih membutuhkan, sebab baik harta maupun kekayaan sejatinya adalah titipan Tuhan.
bimasislam.kemenag.go.id
literasizakatwakaf.com
https://m.liputan6.com/regional/read/4013474/penduduk-miskin-di-papua-meningkat
https://jagokata.com/kata-bijak/kata-kesejahteraan.html
https://dosenbahasa-com.cdn.ampproject.org/v/s/dosenbahasa.com/struktur-esai-yang-baik/amp?amp_js_v=a2&_gsa=1&usqp=mq331AQCKAE%3D#aoh=15715428172114&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Fdosenbahasa.com%2Fstruktur-esai-yang-baik
https://www-rumahwakaf-org.cdn.ampproject.org/v/s/www.rumahwakaf.org/pengertian-wakaf-syarat-wakaf-macam-macam-wakaf-tujuan-wakaf-fungsi-wakaf/amp/?amp_js_v=a2&_gsa=1&usqp=mq331AQCKAE%3D#aoh=15715450371356&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Fwww.rumahwakaf.org%2Fpengertian-wakaf-syarat-wakaf-macam-macam-wakaf-tujuan-wakaf-fungsi-wakaf%2F
Komentar
Posting Komentar